Istilah "AI berdaulat" makin sering terdengar. TelkomGroup kini mencoba menerjemahkannya ke produk nyata lewat paket yang disebut Sovereign Digital Technology.

Apa yang diluncurkan

Menurut CNBC Indonesia, peluncuran dilakukan oleh CTO Danantara Sigit Puji Santosa dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, yang berlangsung 26-28 Oktober. Ada empat kapabilitas:

  • AI Ready Data Center dari NeutraDC, anak usaha Telkom. Disebut jadi fondasi komputasi untuk menjalankan model AI di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan aspirasi kapasitas hingga 1 gigawatt.
  • AI ModelHub, akses terpadu ke berbagai model AI dengan tetap menjaga kendali atas data strategis nasional.
  • National IoT Platform dari Telkomsel, yang menggabungkan konektivitas perangkat IoT dengan analitik AI. Telkomsel menyebut sekitar tiga juta perangkat IoT sudah terpasang di Indonesia.
  • PaDiSera, marketplace nasional Danantara yang dibangun di atas fondasi PaDi UMKM. Sejak 2020, PaDi UMKM disebut sudah membantu lebih dari 190.000 UMKM memasok kebutuhan BUMN.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyebut kemandirian digital harus dibangun dari fondasi: infrastruktur, komputasi, pengembangan AI, hingga penerapannya di sektor strategis.

Yang belum dijelaskan

Siaran yang kami baca belum merinci model AI apa saja yang tersedia di AI ModelHub, apakah terbuka untuk developer umum, berapa harganya, dan kapan kapasitas 1 GW itu ditargetkan tercapai. Angka 1 GW juga disebut sebagai "aspirasi", bukan kapasitas yang sudah dibangun.

Apa artinya bagi Anda

Bagi developer dan perusahaan, AI ModelHub berpotensi jadi alternatif jika butuh model AI yang datanya diproses di dalam negeri, misalnya untuk sektor perbankan, kesehatan, atau pemerintahan. Bagi UMKM, PaDiSera layak dipantau sebagai jalur baru ke pasar ritel. Namun, punya data center sendiri belum otomatis berarti berdaulat di bidang AI, seperti kami ulas dalam data center menjamur belum berarti kedaulatan AI. Proyek ini bagian dari peta jalan yang lebih besar: baca juga rencana Danantara untuk 40 lebih proyek, dari chip AI hingga data center 1 GW. Upaya model lokal juga sudah ada di swasta, misalnya GoTo yang merilis LLM open source.

Sumber