Bayangkan mengetik "hujan turun" lalu dunia virtual di depan Anda langsung basah, lengkap dengan suara rintik dan orang-orang yang bergegas berteduh. Itulah yang dijanjikan Genie 4 dari Google DeepMind.
Apa itu Genie 4
Genie 4 adalah world model, model AI yang menyimulasikan dunia secara interaktif dan real-time. Pengguna bisa bergerak dengan keyboard dan mengubah adegan lewat perintah teks, misalnya mengganti cuaca, menggerakkan kamera, atau menambahkan orang dan objek baru.
Menurut DeepMind, pembaruan utamanya:
- Audio bawaan. Ini world model real-time pertama DeepMind yang menghasilkan suara langsung, dari angin di pepohonan hingga ombak.
- Dialog interaktif. Karakter bisa bercakap dan bereaksi terhadap input Anda secara real-time.
- Fisika dan gerak manusia lebih realistis, termasuk tabrakan dan aerodinamika.
- Dipandu Gemini. Gemini Omni membantu tampilan dan perilaku dunia tetap realistis, sementara Gemini 3.8 Flash bertindak sebagai agen pemandu yang memecah tujuan menjadi langkah dan memeriksa tiap langkah berhasil.
DeepMind juga menguji Genie 4 bersama Gemini 4 Argon untuk menyimulasikan robot humanoid Apollo dari Apptronik bermain dam.
Untuk apa
DeepMind menyebut world model penting untuk AGI, misalnya untuk membuat lingkungan latihan robot dan agen AI. Penguji terpilih dari industri kreatif, jurnalisme, pendidikan, game, dan rekayasa sedang mencobanya, termasuk mengubah satu foto arsip menjadi simulasi atau memvisualisasikan banjir bandang dan kebakaran.
Semua video dan audio Genie 4 diberi tanda air SynthID agar bisa dikenali sebagai buatan AI.
Kapan bisa dipakai
Belum untuk umum. Genie 4 kini berstatus preview riset untuk penguji tepercaya, dan disebut akan hadir untuk pelanggan Google AI Ultra di Project Genie serta mitra akses awal Gemini API dan Google AI Studio. Belum ada tanggal atau harga. DeepMind sendiri menyebut Genie 4 masih model eksperimental.
Apa artinya bagi Anda
Bagi developer game, pendidik, dan kreator di Indonesia, world model seperti ini bisa memangkas biaya membuat prototipe dunia interaktif, misalnya simulasi bencana untuk edukasi kesiapsiagaan. Tapi realisme tinggi juga berarti risiko konten palsu yang makin meyakinkan, jadi kebiasaan mengecek sumber tetap penting. Baca juga: kolaborasi DeepMind dan GovTech Singapura deteksi penipuan.



