Bagi perusahaan yang sudah memakai Google Cloud, kini ada dua cara menjalankan model Claude dari Anthropic. Pilihannya bukan soal model atau harga, melainkan soal siapa yang memproses data Anda.
Apa yang diumumkan
Menurut blog Google Cloud, opsi deployment Claude yang dikelola Anthropic (Anthropic-managed) kini tersedia umum (general availability), melengkapi opsi yang dikelola Google (Google-managed) yang sudah ada.
Menurut Google, kedua opsi menghadirkan model frontier yang sama sejak hari pertama rilis, dengan harga yang sama dan tagihan lewat Google Cloud. Model yang tersedia antara lain Claude Fable 5.1, Sonnet 5.5, Haiku 5.5, dan Opus 5.5.
Bedanya
Dikelola Anthropic:
- Anthropic bertindak sebagai pemroses data di infrastruktur Google Cloud, di bawah ketentuan layanan Anthropic.
- Akses hari pertama ke fitur Claude Platform seperti Claude Managed Agents (beta), skills, dan code execution.
- Tetap memakai Google Cloud IAM, Cloud Audit Logging, dan tagihan Google Cloud, termasuk komitmen belanja yang memenuhi syarat.
Dikelola Google:
- Google Cloud bertindak sebagai pemroses data di bawah perjanjian pelanggan yang ada.
- Dilengkapi VPC Service Controls, Customer-Managed Encryption Keys (CMEK), serta residensi data di AS, Uni Eropa, dan APAC.
- Integrasi dengan BigQuery dan Model Armor. Fitur baru Claude Platform menyusul setelah diintegrasikan.
Fitur "skills" yang disebut di sini adalah standar yang baru saja didonasikan Anthropic ke Agentic AI Foundation.
Mana yang cocok untuk Anda
Untuk perusahaan di Indonesia, terutama di sektor yang diatur ketat seperti perbankan, asuransi, dan layanan publik, pertanyaan "siapa pemroses data dan di mana data disimpan" sangat penting, termasuk dalam kaitannya dengan UU Pelindungan Data Pribadi. Opsi Google-managed menawarkan kontrol residensi data, termasuk wilayah APAC. Opsi Anthropic-managed lebih cocok jika Anda ingin segera mencoba fitur baru seperti agen terkelola.
Sebelum memilih, cek dulu dengan tim hukum dan kepatuhan Anda. Google belum merinci wilayah APAC mana saja yang tersedia.
Baca juga: Google Cloud luncurkan Agent Compute Engine, mesin virtual untuk agen AI.
